Showing posts with label Pekerjaan. Show all posts
Showing posts with label Pekerjaan. Show all posts

Sunday, June 2, 2019

Tips Ampuh untuk Mendapatkan Pekerjaan [Ultimate Guide]

Penyusunan strategi dalam mendapatkan pekerjaan merupakan langkah yang digunakan untuk meraih peluang yang lebih besar dalam rangka meraih peluang karir dan kerja anda. Paling tidak terdapat lima langkah penting yang harus dilakukan. Jika anda melupakan satu saja dari hal tersebut, maka kemampuan anda akan melemah. Inilah kelima langkah tersebut yang berkaitan erat dengan keberhasilan anda dalam pencarian peluang kerja.

  1. Memarketingkan diri
  2. pembuatan surat pengantar yang dinamis
  3. membuat isi riwayat hidup yang menampilkan percaya diri
  4. miliki keahlian kuat dalam wawancara
  5. lakukan follow up.

Memarketingkan Diri 

Persiapan bagian ini merupakan salah satu langkah penting dalam melakukan pencarian kerja. Kekuatan dari persiapan anda ini akan membawa anda melalui proses pencarian. Persiapan tersebut meliputi:

  1. ketetapan hati dalam menampilkan kekuatan dan kelamahan anda
  2. mengevaluasi pekerjaan anda dan karir yang diminati
  3. perkokoh jenjang karir anda dari satu ke yang lainnya
  4. analisa secara geografis tentang daerah yang diminati
  5. kembangkan daftar pekerja yang berpotensi
  6. gunakan media yang mampu memperkenalkan diri anda ke daerah pencarian, sehingga orang-orang dengan mudah menemukan anda.
  7. Jalin hubungan dengan setiap orang yang mungkin dapat menyediakan jalur pekerjaan dan karir.

Cara terbaik untuk mempersiapkan dalam memperkenalkan diri anda adalah dengan menggunakan internet serta media lainnya, sehingga anda mudah dikenal oleh orang lain.

Membuat Surat Pengantar yang Dinamis 

Ketika anda selesai mempersiapkan diri untuk diperkenalkan, pada langkah selanjutnya, anda dapat mempersiapkan surat pengantar untuk dikirimkan kepada mereka yang akan menerima anda. Diantaranya adalah dengan:

  1. Alamatkan surat tersebut kepada personal,
  2. Ambil perhatian pembaca pada paragrap pertama dalam surat tersebut.
  3. Tampilkan dengan rasa percaya diri, namun tidak orogan.
  4. Fokuskan pada prestasi, kepandaian dan kecakapan anda, bukan pada tanggung jawab.
  5. Tulis tidak lebih dari satu halaman.
  6. Gunakan kata kunci yang berkaitan penting dengan bidang kerja

Resume 

Resume atau sebuah riwayat hidup merupakan sebuah dokumen yang menerangkan tentang pengalaman kerja anda, pendidikan anda serta training yang anda ikuti, serta keahlian anda dalam bekerja.

Cara melamar kerja: buat resume (CV) yang baik
Cara melamar kerja: buat resume (CV) yang baik

Pembuatan riwayat hidup (CV) yang baik merupakan media marketing tentang diri anda. Anda harus mengenal tentang diri anda, dengan asumsi penerima kerja merupakan pembeli. Kenapa mereka harus merekrut anda? Resume anda merupakan media yang sangat membantu anda untuk itu. Kuncinya antara lain adalah:

  1. Dengan jelas menerangkan tentang diri anda
  2. Berisi informasi bagaimana penerima pekerja bisa mengontak anda
  3. Menerangkan tentang keahlian dalam karir anda, bidang yang diminati, dan kekuatan yang anda miliki,
  4. Fokus kepada keahlian, kepandaian serta prestasi yang anda miliki.
  5. Menjelaskan tentang keberhasilan anda dalam bidang pendidikan,
  6. Menggunakan kata kunci yang dibutuhkan oleh penerima kerja,
  7. Tidak lebih dari satu halaman untuk mereka yang baru saja menamatkan pendidikan, dan tidak lebih dari dua halaman untuk yang lainnya.

Keahlian Kuat Dalam Wawancara 

Tidak peduli bagaimana introvertnya anda, setiap orang dapat mempelajari bagaimana melewati proses wawancara dengan baik. Ini adalah hal yang mudah untuk mempelajari aturan dasarnya, lalu praktekkan, dan perbaiki teknik yang anda gunakan sesering yang anda bisa.

Perlu diingat, sehebat apapun marketing tentang diri anda, pembuatan surat pengantar, dan riwayat hidup anda, anda bisa-bisa kehilangan peluang jika proses wawancara ini tidak dilewatkan dengan baik. Berikut ini beberapa hal mendasar tentang wawancara tersebut.

  1. Penampilan dan aksi pertama anda adalah kunci,
  2. Pewawancara umumnya dapat mengenal anda sekilas dalam waktu lima menit pertama,
  3. Penggunaan pakaian tidak hanya sebuah klise, gunakanlah pakaian yang layak untuk proses tersebut.
  4. Anda perlu mencoba dan mengontrol tempo serta arah pembicaraan, jangan hanya merespon mereka, namun ambil juga inisiatif.
  5. Persiapkan juga jawaban untuk pertanyaan yang sering ditanyakan oleh para pewawancara dengan baik.
  6. Persiapkan juga pertanyaan, sehingga memperlihatkan bahwa diri anda juga proaktif melalui proses wawancara ini.
  7. Perlu diingat, bahwa anda sedang menjual sebuah produk, yaitu diri anda sendiri, jadi jangan terlalu rendah hati.

Tindak Lanjut / Follow-up

Ini merupakan domino terakhir yang penting untuk keberhasilan anda. Jika anda tidak menindaklanjuti mereka, anda bisa-bisa gagal di sini, yaitu pada langkah terakhir. Ikuti langkah berikut:

  1. Telpon mereka yang mewawancarai anda, tanyakan tentang wawancara,
  2. Telpon kembali mereka untuk menunjukkan minat anda, dan anda percaya diri untuk itu,
  3. Kirimkan surat pengantar dan riwayat hidup anda segera, terutama apabila mereka menanyakan hal ini.

Jack Febrian -- Dosen dan Praktisi Teknologi Informasi di Bandung. Telah menulis beberapa buku, diantaranya Menggunakan Internet, Kamus Komputer dan Teknologi Informasi, Menjelajah Dunia dengan Google, Tentang Pendidikan Tinggi di Indonesia, dll.

Cara Menulis Riwayat Hidup untuk Melamar Kerja by Katharine Hansen

Berikut ini beberapa saran yang diperbolehkan dan tidak dianjurkan pada penulisan resume atau riwayat hidup anda, yang disadur dari tulisan Katharine Hansen:

  • Buatlah resume anda semudah mungkin untuk dibaca dan dimengerti, misalnya dengan penggunaan bullet style
  • Hindari penulisan resume yang terlalu panjang, kapan perlu cukup satu halaman, namun jika tidak cukup karena mungkin pengalaman anda yang begitu banyak, gunakan dua halaman saja. Jangan sampai lebih dari dua halaman!
  • Perhatikan cara menampilkan informasi dan desain pada resume anda, hindari penggunaan yang sudah umum, misalnya dengan menggunakan template yang telah disediakan oleh Microsoft Word, meskipun tidak ada yang salah pada template tersebut, namun anda bisa membuatnya seakan-akan khusus dan istimewa.
  • Jangan pernah bohong terhadap informasi yang disampaikan pada resume anda.
  • Tulis informasi yang ada di dalamnya fokus kepada peluang yang anda dapatkan, buang informasi yang kira-kira dianggap tidak perlu bagi mereka yang akan menerima anda.
  • Hindari penggunaan kata “saya” di dalam resume anda.
  • Tampilkan informasi tentang kerja yang dianggap penting bagi pembacanya.
  • Jangan lupa menuliskan lokasi tempat anda bekerja sebelumnya.
  • Urutkan pengalaman kerja anda berdasarkan kejadiannya.
  • Tuliskan dalam bentuk kuantitas jika memungkinkan, misalnya jumlah staff yang anda kelola, berapa persen keberhasilan penjualan yang anda raih, berapa jumlah produk yang anda tangani, dll.
  • Hindari menuliskan pengalaman yang terlalu banyak di dalam resume anda. Jika anda menuliskan terlalu banyak, bisa-bisa mereka mengasumsikan bahwa anda akan terlalu mahal untuk digaji.
  • Dalam hal keahlian dan aktifitas kerja, hindari menuliskan pekerjaan yang tidak inginkan untuk masa yang akan datang.
  • Tuliskan latar belakang pendidikan anda, termasuk dengan jurusan atau bidang keahliannya. Jika anda sudah mengenyam pendidikan pada pendidikan tinggi, tidak perlu menuliskan level pendidika menengah anda (seperti SMU/SMK).
  • Pada resume anda tidak perlu dituliskan berat badan, tinggi badan, tanggal lahir, tempat lahir, status perkawinan, jenis kelamin, kesehatan, nomor KTP dan sejenis, alasan meninggalkan pekerjaan sebelumnya, nama dari supervisor anda sebelumnya, poto anda, informasi gaji, serta hal-hal lain yang kira-kira dianggap kontroversi seperti agama, politik, ras/etnik, keanggotaan kelompok sosial, dll.
  • Hindari penulisan hobi atau atau hal lainnya yang tidak memiliki kaitan kuat, meskipun hal ini sering digunakan untuk membuat proses wawancara tidak terlalu kaku nantinya, namun bisa dianggap sebagai informasi yang tidak terlalu bernilai.
  • Jika anda memiliki prestasi, tuliskan prestasi anda tersebut, khususnya bagi mereka yang baru saja lulus, karena beberapa perusahaan bahkan juga mengincar mereka yang berprestasi ini dalam mengangkat nama perusahaan mereka nantinya, misalnya kejuaraan olah raga, dll.
  • Tidak perlu dituliskan nama referensi tentang diri anda di dalam resume, cukup tuliskan bahwa anda akan memberikan referensi ini jika diminta.
  • Sebelum melayangkan resume anda kepada mereka, baca kembali resume anda dengan hati-hati, kesalahan pengetikan dan pengertian akan membawa kematian terhadap peluang anda.
Jack Febrian -- Dosen dan Penulis buku-buku Teknologi Informasi.
menulis resume lamaran kerja yang baik
Menulis resume lamaran kerja yang baik